CONTOH :
( contoh 1 )
Gulung Tikar
Kata di atas belum dapat dikatagorikan sebagai sebuah denotasi atau konotasi. Oleh sebab itu perlu dilakukan identifikasi terhadap konten kalimat yang menyertainya.
- Setelah rapat, ketua panitia meminta divisi akpertrans untuk meng gulung tikar.
- Pengusaha itu sekarang gulung tikar karena tidak mampu bersaing dengan lawan - lawannya.
Setelah melihat 2 kalimat di atas, sekarang kita dapat mengetahui makna gulung tikar. Pada kalimat 1 merupakan sebuah kalimat denotasi, dimana dijelaskan keadaan saat itu sang ketua meminta divisi akpertrans untuk menggulung tikar (keadaan sebenarnya). Sedangkan pada kalimat 2, diketahui bahwa kalimat tersebut merupakan kalimat bermakna konotasi, dimana digambarkan bahwa seorang pengusaha mengalami kebangkrutan karena tidak mampu bersaing dengan lawan usahanya.
No
|
Ungkapan
|
Makna
|
Contoh Kalimat Ungkapan
|
1
|
Anak Emas
|
Anak Kesayangan
|
Dion adalah anak emas dari guru matematika itu.
|
2
|
Angkat Kaki
|
Pergi
|
Mereka dipaksa angkat kaki dari rumah kontrakannya.
|
3
|
Angkat Tangan
|
Menyerah
|
Setelah 30 menit perempuan itu akhirnya angkat tangan juga dari acara Masih Dunia Lain.
|
4
|
Buah Bibir
|
Topik Pembicaraan
|
Akibat aksi sulapnya di Americans Got Tallent, Demian menjadi buah bibir dunia.
|
5
|
Buah Hati
|
Anak
|
Setelah menikah pasangan itu akhirnya memperoleh sang buah hati.
|
6
|
Buah Tangan
|
Oleh-Oleh
|
Anak itu membawakan buah tangan dari Malaysia untukku
|
7
|
Bunga Desa
|
Gadis Cantik
|
Aku pergi ke desa dengan harapan memperoleh bunga desa.
|
8
|
Bunga Bank
|
Uang Deposito
|
Setelah 2 tahun, akhirnya aku memutuskan untuk menarik seluruh bunga bank di rekeningku
|
9
|
Bintang Lapangan
|
Pemain Hebat
|
Ronaldhino adalah bintang lapangan di era 2000 an
|
10
|
Si Jago Merah
|
Api
|
Rumah itu hangus karena si jago merah
|
11
|
Kutu Buku
|
Orang yang gemar membaca
|
Aisya adalah seorang kutu buku, tidak heran jika wawasannya luas
|
12
|
Otak Udang
|
Bodoh
|
Tidak baik mengatai otaku dang kepada temanmu
|
13
|
Omong Kosong
|
Bualan, kebohongan
|
Dia pandai sekali berbicara, andai mereka tahu bahwa semua ucapannya adalah omong kosong belaka
|
14
|
Adu Domba
|
Pertikaian yang dibuat oleh pihak ketiga, perselisihan
|
Kita seakan-akan di adu domba dengan perasaan cinta ini.
|
15
|
Tangan Kanan
|
Kepercayaan
|
Doni adalah tangan kanan bosnya
|
16
|
Sebatang kara
|
Tidak memiliki sanak saudara/keluarga
|
Haci adalah anak yang sebatang kara
|
17
|
Berbadan dua
|
hamil
|
Siti kini berbada dua
|
18
|
Meja Hijau
|
Pengadilan
|
Kasus pelecehan itu kini sedang berada di meja hijau
|
19
|
Gigit jari
|
kecewa
|
Setelah kekalahannya melawan tim dc kini mereka harus gigit jari lagi karena kalah melawan tim noob
|
20
|
Darah biru
|
Keturunan bangsawan
|
Dia memiliki darah biru dari keluarga papanya
|
21
|
Main Mata
|
melirik
|
Setelah pertemuan itu kini aku dengannya saling main mata
|
22
|
Banting Tulang
|
Kerja Keras
|
Dia banting tulang demi mewujudkan impiannya
|
23
|
Tulang Punggung
|
Orang yang Bertanggung Jawab
|
Doni adalah tulang punggung keluarganya
|
24
|
Naik Pitam
|
Marah
|
Setelah menahan cukup lama akhirnya mia naik pitam
|
25
|
Ringan Tangan
|
Suka menolong
|
Dimanapun dan kapanpun rini selalu ringan tangan
|
26
|
Tulang Rusuk
|
Pasangan Hidup
|
Kini aku percaya bahwa engkaulah tulang rusukku.
|
27
|
Gelap mata
|
Khilaf
|
Karena terbawa nafsu, kedua pasangan itu gelap mata di dalam kamar
|
28
|
Panjang Tangan
|
Suka Mencuri
|
Di Desa itu ada orang yang panjang tangan, hati-hatilah
|
29
|
Kepala Batu
|
Sukar diberitahu
|
Dia memang kepala batu, bahkan orang tuanya menyerah terhadapnya
|
30
|
Empat Mata
|
Berbicara 2 orang saja
|
Anis sedang berbicara empat mata dengan ahmad.
|
31
|
Bermuka masam
|
Cemberut
|
Melisa bermuka masam ketika aku datang, Ternyata aku lupa dengan hari ulang tahunnya saat itu.
|
32
|
Muka tebal
|
Tak tahu malu
|
Budi adalah seorang pria bermuka tebal. meskipun sudah ditolak berkali-kali, ia masih berusaha mendekati wanita pujaannya.
|
33
|
Diam seribu bahasa
|
Tidak mengatakan apapun
|
Ika sering diam seribu bahasa jika sedang marah.
|
34
|
Naik daun
|
Mendapat nasib yang baik, mulai terkenal
|
Penyanyi baru itu sedang naik daun.
|
35
|
Kambing hitam
|
Orang yang menjadi sasaran disalahkan
|
Huda suka menjadikan andik sebagai kambing hitam.
|
36
|
Masih hijau
|
Pengalamannya masih sedikit
|
Hana adalah pengacara yang masih hijau.
|
37
|
Kepala dingin
|
Tenang
|
Kita seharusnya menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.
|
38
|
Buah baju
|
Kancing
|
Nastiti sedang memasang buah baju.
|
39
|
Berdarah biru
|
Bangsawan/keturunan raja
|
Nilam adalah seorang gadis berdarah biru
|
40
|
Kabar angin
|
Gosip belaka
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar